-->

Visitor from the past week

geostrategi

Download Film The Man from U.N.C.L.E. (2015)


The Man from U.N.C.L.E.- Bercerita sekitar awal tahun 1960-an, tentang agen CIA Napoleon Solo (Henry Cavill) dan Illya Kuryakin (Armie Hammer) dari KGB yang bekerja sama untuk menyelesaikan sebuah misi berbahaya. Misi tersebut adalah melawan sebuah organisasi kriminal misterius yang sedang mengancam keseimbangan dunia dengan mengembangkan sebuah teknologi nuklir.

Kedua agen tersebut akan mengawal seorang putri untuk menemukan ayahnya yang merupakan seorang ilmuwan Jerman yang hilang. Sang ilmuwan menjadi kunci untuk menyusup ke dalam organisasi tersebut, dan mereka tak punya banyak waktu untuk menemukan sang ilmuwan dan mencegah bencana di seluruh dunia. iya itulah sedikit info tentang film
The Man from U.N.C.L.E., langsung saja jika kalian ingin mendownload film nya klik "Download" yang berada dibawah ini :

Movie Info 

 Quality: CAM 
 Subtitle: 
 Genres: Action | Adventure | Comedy 
 Directors: Guy Ritchie 
 Stars: Henry Cavill, Armie Hammer, Alicia Vikander 
 Country: USA 


Download Movie                             Download Subtitle Indonesia

Akhirnya Lee Min Ho Temukan Pujaan Hati Baru




Lee Min Ho tengah sibuk dengan film terbarunya bertajuk Bounty Hunters. Sukses dalam debut film Gangnam Blues (2015), Lee Min Ho kembali dipercaya beraksi dalam film yang merupakan mega-proyek sineas Korea, Tiongkok, dan Hongkong.
Bounty Hunters memiliki biaya produksi yang fantastis yaitu 35 miliar Won atau sekitar Rp 413 miliar. Proses pengambilan gambar akan dilakukan di beberapa negara di Asia, diantaranya, Tiongkok, Korea, Malaysia hingga Thailand.
Sebagai film kolaborasi, Lee Min Ho juga akan beradu akting dengan sederet artis ternama dari negeri tirai bambu, diantaranya Wallace Chung. Saat ini, proses produksi mulai dilakukan.
Tak menarik rasanya jika film yang tampak hebat itu tanpa sentuhan wanita. Artis cantik yang tak hanya jago berakting, tapi juga memberikan warna indah selama cerita berlangsung diperlukan untuk membangun suasana.
Salah satunya, artis cantik Tang Yang atau yang lebih dikenal sebagai Tiffany Tang. Artis oriental itu akan menjadi lawan main Lee Min Ho, berperan sebagai kekasih dari aktor tampan asal Korea Selatan itu, diwartakan Korea Star Daily, Jumat (27/8/2015).
Wajah Tiffany Tang yang tampak seperti boneka akan membuat penggemar jatuh hati. Saat ini, Tiffany Tang juga sibuk dengan drama Mandarin yang diperankan bersama Rain, Diamond Lovers.



sumber : liputan6

[Animenya Indonesia] Battle of Surabaya, Antara Kualitas Animasi dan Nasionalisme







SPOILER ALERT: PERINGATAN! Esai film tentang Battle of Surabaya ini membincangkan inti cerita dan momen kunci filmnya. Waspadai bocoran cerita di tulisan ini.

Pada 22 Agustus lalu pengelola akun fanpage Facebook film Battle of Surabaya menuliskan status begini, "Fakta Pertaruhan harga diri bangsa antar negara: INSIDE OUT (Amerika) VS BATTLE OF SURABAYA (Indonesia), hanya bisa dimenangkan kalau penonton Indonesia mendukungnya dengan menonton di bioskop. Menurut kakak....?"
Di bioskop, Battle of Surabaya memang harus berhadap-hadapan dengan film animasi buatan Pixar milik Disney, Inside Out.
Namun, menjadi hal yang menarik untuk kita diskusikan bersama bahwa yang dipertaruhkan di bioskop saat ini adalah “harga diri bangsa” dan dengan demikian, bila memilih menonton Inside Out kemudian dicap tak nasionalis.

Menyebut harga diri bangsa dipertaruhkan oleh pertarungan Battle of Surabaya versus Inside Out tentu saja berlebihan. “Lebay”, jika menggunakan istilah masa kini.
Tapi, sejak dulu nasionalisme memang selalu jadi bahan jualan yang jitu. Hal ini tampaknya yang ingin dikedepankan sang pemilik film Battle of Surabaya. Harapan mereka, jiwa nasionalisme dan patriotisme masyarakat bakal terlecut dan memilih menonton film buatan anak bangsa sendiri ketimbang bikinan Hollywood.

Lantas, apa jualan nasionalisme ini laku?
Biar angka yang bicara.
Dari data yang dimiliki pengamat perfilman Yan Widjaya, sampai Minggu (23/8/2015) kemarin, Battle of Surabaya (rilis sejak 20 Agustus) baru mengumpulkan 31 ribu penonton. Data laman filmindonesia.or.id per Senin (24/8/2015), naik sedikit jadi 37.393 penonton.
Battle of Surabaya jauh tertinggal oleh Magic Hour (386 ribu penonton) dan, apalagi Surga yang Tak Dirindukan (1,5 juta penonton).
Sedikit menyinggung film dan nasionalisme, kita memang dengan mudah menyebut apa yang dimaksud film Hollywood, film Bollywood, film Hong Kong atau semacamnya. Namun sejatinya, batas-batas teritorial dari sebuah film tak signifikan betul. Dengan sistem ekonomi terbuka dan kapitalistik yang berlaku di hampir seluruh permukaan bumi saat ini, film bisa melampaui batas-batas teritorialnya.
Sebagai komoditas selayaknya barang dan jasa, yang berlaku kemudian pada film adalah hukum ekonomi, yakni hukum supply dan demand. Saat permintaan pada film negara tertentu tinggi, maka produsen akan membanjiri pasar dengan produk film negara tersebut. Dan kerap kali film bikinan Hollywood yang lebih disukai pasar.
Dari sini negara yang kebanjiran film Hollywood biasanya melakukan proteksi. Tiongkok membuat aturan membatasi jumlah film Hollywood yang edar. Pemerintah kita tak lakukan itu. Maka, yang satu-satunya bisa dilakukan ya dengan melecut rasa nasionalisme penonton film.
Karena sifatnya hanya himbauan, penonton tetap memiliki kemerdekaan atas pilihan tontonannya.


Jualan nasionalisme ala Battle of Surabaya juga terdeteksi dari kabar yang menyebutkan filmnya sempat dilirik Disney. Kabar ini dihembuskan si empunya film dengan tujuan, tentu saja, menunjukkan kalau mereka sudah go international.
Berkiprah di dunia internasional diyakini bakal menyulut rasa bangga kita sebagai bangsa. Logika yang juga dipakai dari kabar itu juga adalah, “Disney saja melirik, masak Anda yang satu negara dengan pembuat filmnya ogah nonton.”
Pertanyaannya kemudian, apa isi filmnya memang bertujuan membakar rasa nasionalisme yang menonton?
Hm, di sini masalahnya. Film ini punya judul dan tagline bahasa Inggris: Battle of Surabaya, there is no glory in war. Saya tak tahu kenapa sineasnya tak memilih judul “Pertempuran Surabaya” dan tagline “Tak ada pemenang dalam perang.” Mungkin lantaran rasa internasional juga yang ingin dikejar film ini. Judul dan tagline bahasa Inggris terasa lebih “bunyi” bagi masyarakat internasional.

Lalu tengok pula gaya animasi yang dipilih film karya Aryanto Yuniawan ini. Kok, terasa sekali pengaruh anime alias kartun Jepang, ya? Kenapa tak memilih gaya gambar asli Indonesia?
Untuk soal yang terakhir ini saya mencoba maklum. Lantaran sedikit sekali film animasi panjang yang dihasilkan bangsa ini, hingga kini kita masih belum mendefenisikan apa yang dimaksud “gaya animasi Indonesia” sebagaimana Amerika atau Jepang dengan ciri khasnya masing-masing.

Pilihan berkiblat pada anime saya maklumi lantaran generasi sekarang memang lebih akrab dengan anime atau manga alias komik Jepang. Sineasnya juga mungkin merasa gaya anime bakal lebih diterima masyarakat internasional.
Namun ada hal lain lagi yang membuat jualan nasionalisme Battle of Surabaya di permukaan (lewat menubrukkan dengan Inside Out milik Amerika dan menyebarkan kabar filmnya dilirik Disney) terasa paradoksal dengan isi filmnya.
Menonton filmnya, pesan utama yang tersirat dari filmnya justru bukan rasa nasionalisme ataupun patriotisme yang ingin ditonjolkan, melainkan universalisme. Tapi di lain pihak, pesan universal yang mengatakan “there is no glory in war” sebagaimana ditulis di tagline-nya terasa problematis. Ambigu.
Tengok saja cerita filmnya. Kita awalnya dikenalkan dengan Musa, bocah yang bekerja sebagai penyemir sepatu dan juga kurir surat para pejuang. Ia mendapati perwira Jepang yang sudah dianggapnya ayah tewas dibunuh. Kemudian, ibunya juga tewas dalam kebakaran yang menghanguskan rumahnya. Sesaat sebelum tewas, ibunda berpesan, “Tidak pernah ada kemenangan dalam perang.”
Musa bersahabat dengan Yumna, penjual kue yang orangtuanya dulu bekerja pada keluarga Belanda. Saat Jepang masuk, majikan Belanda-nya dibunuh Jepang. Ibunya dijadikan jugun ianfu.

Di sini kita mendapat kesimpulan, Musa dan Yumna adalah bocah korban perang.
Lalu, kita juga berkenalan dengan tentara Inggris yang membenci perang, karena perang membuatnya kehilangan anak-istri. Namun, caranya membenci perang justru dengan mengobarkan perang. Ada pula Danu, pejuang republik yang punya agenda tersembunyi.
Perang kemudian memakan tokoh-tokoh kita. Yumna dan Danu diceritakan tewas. Musa kehilangan orang-orang yang dicintainya.

Sekali lagi film ini punya pesan anti perang. Masalahnya, pada kenyataannya, pertempuran Surabaya pada 10 November 1945 sudah telanjur dikenang sebagai momen paling patriotis dalam sejarah perjuangan bangsa kita.
Sejak dulu, pertempuran itu digambarkan sebagai momen penting saat pemuda-pemuda yang gagah berani mengorbankan nyawa mereka demi mempertahankan kemerdekaan yang baru diraih. Para pejuang di Surabaya dahulu, digambarkan begitu heroik--bersenjatakan bambu runcing--melawan penjajah yang persenjataannya lebih modern.
Di film ini pula kita melihat momen-momen kunci heroisme pertempuran Surabaya seperti perobekaan bendera Belanda di Hotel Yamato maupun pidato Bung Tomo yang membakar semangat juang.
Nah, jika filmnya punya pesan anti perang, kenapa pula menggelontorkan heroisme dan rasa patriotisme peperangan? Tidakkah hal itu jadi campur aduk.

Ada novelet karangan Idrus, seorang sastrawan angkatan ’45, berjudul Surabaya. Di novelet itu, yang ditulis tahun 1947 atau tiga tahun setelah pertempuran Surabaya, Idrus memposisikan dirinya dengan jelas: baginya pertempuran tersebut bukan aksi heroik nan patriotis. Melainkan aksi para koboi.
Ia menulis, “Orang tidak banyak percaya lagi kepada Tuhan. Tuhan baru datang dan namanya macam-macam: bom, mitralyur, mortir.” Pejuang kemerdekaan disebutnya koboi-koboi. Tentara sekutu disebutnya bandit-bandit.
Idrus juga menulis:
“Di tengah jalan cowboy-cowboy ditahan oleh bandit-bandit dan diharuskan menyerahkan senjatanya. Bandit-bandit berteriak, sambil mengacungkan bayonetnya: ‘Jiwamu atau senjatamu!’
“Cowboy-cowboy tidak mengangkat tangannya dan tidak pula mau memberikan senjatanya. Mereka berteriak: ambillah jiwa kami! — dan pada waktu berteriak itu mereka mulai menembak. Bandit-bandit pun menembak dan pertempuran seru terjadi.”
Battle of Surabaya yang dihasilkan animator-animator Yogyakarta dari MSV Pictures, anak perusahaan kampus STMIK Amikom Yogyakarta. tak memiliki ketegasan sikap macam novelet Idrus. Semua sepakat, pertempuran Surabaya paling diingat orang karena pertempuran di hari itu selalu diperingati sebagai Hari Pahlawan.
Maka, yang jadi pertanyaan, kenapa mengawinkan pesan anti perang di momen paling heroik bangsa kita?
Saya pernah membaca, pertempuran Surabaya dipilih sebagai latar film semata lantaran pertempuran tersebut telah mendunia.
Dari sini kemudian pembuat filmnya tampak bingung. Mau tak mau, heroisme, patriotisme, dan rasa nasionalisme di pertempuran 10 November 1945 muncul dan dikawinkan dengan pesan anti perang.

Sebetulnya, kelihatan filmnya hendak bersikap senada dengan anime masterpiece milik Studio Ghibli, Grave of Fireflies (1988). Film tersebut menceritakan bocah-bocah korban perang. Pesan anti perangnya jelas: bocah yang tak berdosa harus hidup menderita lahir batin, tak putus dirundung malang dan kemudian kehilangan nyawa.
Battle of Surabaya lagi-lagi tak punya ketegasan sikap macam Grave of Fireflies. Dengan ketaktegasan sikap itu, momen-momen dramatis saat tokoh-tokoh kita kehilangan nyawa malah tak terasa. Film ini gagal membuat karakter-karakternya menarik simpati kita, penontonnya. Bandingkan saat menonton Grave of Fireflies. Susah untuk tak menitikkan air mata saat momen klimaks filmnya.
Sekarang bicara kualitas animasinya. Sekali lagi, saya tak mempermasalahkan pilihan gaya mirip anime. Namun, bila hendak berkiblat ke gaya anime, ya jangan tanggung-tanggung. Desain karakternya sudah mirip anime, namun saat karakter-karakter itu bergerak masih terasa kaku dipandang. Kurang halus.
Yang terasa melegakan, film ini punya gambar latar yang bagus. Sedap dipandang. Dubbing dan tata suaranya pun terdengar jernih di telinga. Ini artinya, animator kita sebetulnya punya kemampuan membuat film animasi dua dimensi yang keren. Andai diberi waktu dan biaya lebih banyak lagi, hasilnya mungkin akan lebih rapi, tak kalah dari kehalusan anime.
Kelemahan kita hanya satu, pada cerita. Penggodokan cerita tampaknya belum maksimal. Alhasil, Battle of Surabaya menyodorkan cerita yang tak konsisten. Ah, andai saja…




sumber :  liputan6

Foto Bareng, Raisa dan Isyana Sarasvati seperti Anak Kembar








Raisa dan Isyana Sarasvati, dua penyanyi menjadi idola baru di belantika musik Tanah Air. Dua perempuan bersuara emas ini belakangan disebut-sebut memiliki kemiripan. Baik dari segi penampilan dan maupun cara bernyanyi. Lalu bagaimana jika Raisa dan Isyana Sarasvati berpose bersama dalam satu bingkai? Hal ini terjadi di belakang panggung Hari Ulang Tahun ke-25 SCTV di Istora Senayan. Raisa dan Isyana Sarasvati menjadi pengisi acara di perhelatan itu.



Tak mau melewatkan momen kebersamaannya, Raisa dan Isyana Sarasvati mengabadikannya. Mereka berpose bersama dengan berbagai ekspresi. Isyana Sarasvati pun mengunggahnya di akun Instagram pribadinya, Rabu (26/8/2015).
"Momen di belakang panggung yang menyenangkan bersama @raisa6690. Senang bisa bertemu denganmu, Yaya (panggilan akrab Raisa)!" tulis Isyana sebagai keterangan fotonya dalam Bahasa Inggris disertai tanda hati.



Jika diperhatikan Raisa dan Isyana Sarasvati pun tampak mirip. Bahkan penggemar banyak yang menyebutkan keduanya terlihat seperti anak kembar. Padahal di foto tatanan rambut serta riasan wajahnya berbeda.
Akun @shennytan2 mengatakan, "Miripppp seperti kaka adek." Sedangkan akun lainnya yakni @sandraraiska menuliskan komentar, "Kembar yo me wkwk."



Raisa dan Isyana Sarasvati sekilas memang mirip, tetapi keduanya tetap berbeda. Namun Isyana Sarasvati kerap disebut-sebut sebagai tiruan Raisa. Meski begitu pelantun "Tetap Dalam Jiwa" itu tak mau ambil pusing.




sumber  : liputan6

Ini Olahraga yang Bisa Bikin Tubuh Anda Tinggi








BASKET sejak dulu dikenal dapat menambah tinggi tubuh seseorang. Karena olahraga tersebut banyak melibatkan gerakan tubuh yang banyak mengeluarkan keringat dan peregangan otot dengan sempurna.
Selain itu, masih ada jenis olahraga lainnya yang bisa bikin tubuh Anda tinggi seperti ulasan berikut ini yang dikutip Boldsky, Kamis (27/8/2015).
Latihan menggantung
Saat melakukan latihan gantung badan Anda leluasa dapat merangkan otot tubuh, terutama bagian tangan dan kaki. Usahakan saat melakukan latihan itu, kaki Anda menyentuh lantai yang sejajar dan ulangi olahraga ini beberapa kali seminggu.
Peregangan lutut
Coba lakukan peregangan lutut kaki dengan cara sederhana yaitu biarkan kaki Anda menempel di dinding. Tahan posisi seperti itu selama 30 detik dan ulangi beberapa kali. Cara ini dapat membantu meregangkan betis Anda jika dilakukan rutin.
Lompat tali
Lompat tali merupakan salah satu latihan yang bagus untuk peregangan tubuh dan kaki bagian bawah. Ini akan membangun otot Anda saat melompat.
Basket
Olahraga basket sejak dulu sudah dikenal bisa menambah tinggi badan saat masa pertumbuhan. Banyak gerakan yang baik dilakukan saat basket yaitu lompatan vertikal, posisi jongkok hingga lari. Dengan demikian, tak heran tubuh seorang atlet basket tingginya mencapai 180 cm untuk orang Asia.
Berenang
Kegiatan berenang akan melibatkan banyak peregangan yang perlahan-lahan dapat meningkatkan tinggi badan Anda. Jangan lupa, lakukan olahrga ini dalam waktu cukup lama untuk melihat hasil yang signifikan. Anda dapat melakukannya selama dua jam setiap hari untuk menambah tinggi badan Anda.


sumber : okezone

Ini Alasannya Perut Anda Selalu Lapar








MAKAN merupakan kebutuhan pokok bagi semua makhluk hidup. Tapi, kebutuhan itu justru berbalik menjadi sebuah masalah jika rasa lapar terus saja menyerang.
Dikutip dari Health, Maggie Moon, seorang dokter spesialis nutrisi asal New York, Amerika Serikat, menjelaskan rasa lapar yang berkelanjutan dapat menganggu kesehatan fisik dan mental.
“Lapar adalah wujud dari kebutuhan akan kalori, air, dan garam. Hal tersebut disebabkan oleh beberapa faktor seperti faktor diet, nafsu makan, dan faktor emosi atau stres,” ucap Moon.
Berikut beberapa penyebab Anda sering merasa lapar kendati sudah makan:
Dehidrasi
Jika tubuh kekurangan cairan akan terjadi kebingungan pada otak yang disebut hyphothalamus. Keadaan ini membuat Anda selalu ingin makan padahal dibutuhkan tubuh adalah air bukan makanan.
Kurang tidur
Tidur kurang berkualitas menyebabkan tubuh memproduksi dua hormon yang berkaitan dengan nafsu makan, yaitu hormon ghrelin dan leptin. Kurang tidur menyebabkan rasa lelah yang berakibat pada kurangnya energi.
Stres
Berkutat dengan masalah keluarga atau pekerjaan dapat memicu stres. Saat stres, kadar serotonin dalam otak akan menurun yang berakibat pada timbulnya ilusi lapar.
Melewatkan jam makan
Melewatkan sarapan atau makan siang akan membuat perut merasa lapar. Perut yang dibiarkan kosong terlalu lama akan memproduksi hormon ghrelin yang menyebabkan nafsu makan meledak.
Tidak cukup lemak
Seperti halnya protein, lemak adalah zat yang diperlukan oleh tubuh. Kurangnya asupan lemak dapat memicu timbulnya rasa lapar yang tidak berkesudahan.


sumber :  okezone


Turis Foto Selfie Bareng Unta








FOTO selfie lucu bareng hewan sedang tren di traveller. Kini, seorang traveller berhasil berfoto selfie bareng unta khas Amerika Selatan.
Awalnya, traveller bernama Mauro berkunjung ke Kebun Binatang Mirador El Infiernillo, Argentina. Di sana, Mauro yang juga seorang fotografer tertarik untuk mengambil foto unta khas Amerika Selatan atau latin, yaitu llama.
Hewan yang masih satu keluarga dengan unta di Timur Tengah ini terlihat tertarik dengan Mauro yang sedang mengambil foto.
Seolah tahu hendak difoto unta ini berpose seperti foto model, sehingga menghasilkan gambar-gambar yang lucu.
Selanjutnya, unta berkulit putih ini seperti tidak puas dan hendak berfoto bersama Mauro. Melihat momen tersebut, Mauro pun langsung tidak menyia-nyiakannya.
"Aku tidak ingin pergi tanpa mendapatkan selfie untuk koleksi foto Instagram. Tetapi, ketika aku berjongkok, tiba-tiba llama ini putih besar melompat dan terfoto, Itu lucu!," ungkapnya seperti dikutip Dailymail.
Foto-foto Mauro dengan unta putih Amerika Selatan ini pun telah banyak dilihat pengguna media sosial. Sebagian besar pengguna media sosial mengatakan bertanya bagaimana bisa mendapat foto selfie lucu dengan llama.
Karena, sangat jarang llama bersedia untuk difoto. Oleh karena itu, foto-foto selfie Mauro bersama llama kini semakin populer.


sumber : okezone

WhatsApp Versi Teranyar Bisa Hemat Kuota Data






WhatsApp memperbaharui fitur pada aplikasinya melalui versi 2.12.250. Sejumlah fitur baru ikut dibawa dalam update tersebut, salah satu di antaranya pengaturan konsumsi data saat menerima panggilan.

Fitur baru yang dinamakan low data usage, memungkinkan Anda sebagai pengguna mengaktifkan konsumsi penggunaan data internet yang rendah saat menggunakan panggilan melalui WhatsApp Call.
Selain itu, ada juga pembaruan pada fitur notifikasi. Update tersebut mengizinkan pengguna untuk mengkustomisasi pemberitahuan (notifikasi) di WhatsApp. Demikian seperti dikutip Lifehacker, Rabu (27/8/2015).
Pengguna diizinkan untuk mengatur nada dering, dan lamanya getaran pada notifikasi yang masuk. Kemampuan ini membuat Anda bisa menyetel nada dering yang berbeda-beda pada notifikasi pribadi, grup, dan panggilan. Ditambah lagi mengatur getarannya (vibrasi) yang berlainan juga.
Satu lagi, update juga memunculkan fitur bernama 'mark unread'. Fungsi tersebut akan menandai sejumlah pesan yang belum dibaca sehingga bisa dibalas nantinya.


sumber : okezone

Iron Maiden Ciptakan Lagu Untuk Mendiang Robin Williams







Mendiang Robin Williams meninggalkan kesan di hati banyak orang. Termasuk bagi para personel band metal legandaris Iron Maiden.


Iron Maiden bahkan menciptakan sebuah lagu untuk aktor kawakan tersebut yang berjudul It's 'Tears of a Clown yang juga termasuk ke dalam album teranyar mereka The Book of Souls. Lagu tersebut ditulis oleh gitaris Iron Maden, Adrian Smith, dan sang basis, Steve Harris.


"Lagu favorit saya adalah lagu yang saya tidak tulis. Tears of A Clown. bercerita tentang Robin Williams. Saya selalu bertanya-tanya kenapa ia bisa depresi padahal ia selalu terlihat bahagia," ujar vokalis Bruce Dickinson seperti dilansir music-news.com, Senin (24/8/2015).
Baca juga: SORE Segera Hadir Dengan Album Barunya `Los Skut Leboys`
Robin Williams meninggal bunuh diri Agustus 2014 lalu. Aktor yang sering disebut sebagai pria paling lucu di Hollywood tersebut dikabarkan menderita depresi akut dan kecanduan obat-obatan terlarang.

Album terbaru Iron Maiden sendiri akan meluncur ke pasaran 4 September 2015 nanti melalui Parlophone Records. Terdiri dari 11 lagu dengan total durasi 92 menit, `The Book of Souls` adalah album double studio pertama Iron Maiden. Salah satu video dari salah satu single andalan nya, Speed Of Light sudah beredar di internet.(Gul/Feb)


sumber : liputan6

Begini kalau bule Amerika cover 'Tetap Dalam Jiwa' Isyana Sarasvati






Penyanyi perempuan pendatang baru Isyana Sarasvati saat ini tengah menapaki tangga kesuksesan di industri musik tanah air. Single 'Tetap Dalam Jiwa' berhasil membawa nama dara kelahiran Bandung ini disejajarkan dengan solois perempuan yang telah lebih dulu eksis, seperti Raisa.

Perlahan, penggemar Isyana pun semakin banyak. Tidak hanya dari Indonesia, seorang warga negara Amerika bernama Gabriel Bierwirth bahkan meng-cover lagu 'Tetap Dalam Jiwa'.

Dalam video yang berjudul 'Tetap Dalam Jiwa (Versi Bahasa Inggris)' yang diunggah ke YouTube, Gabriel menyanyikan lagu tersebut sambil bermain ukulele. Tidak hanya meng-cover lagu Isyana dengan bahasa Indonesia, pemilik akun Instagram @gondesndes ini juga menterjemahkannya ke dalam bahasa Inggris.

"Hi mbak dan fansnya Isyana. Aku orang asing. Salam dari Amerika, Texas!! grin emoticon suaranya bagus bgt! Aku dah mengCOVER lagunya mbak pake bahasa inggris semoga suka ya! Sori ya kalo ngerepotin," tulis Gabriel di Facebook fan page Isyana.

Sejak diunggah pada Kamis (30/7), hingga Jumat (7/8), video berdurasi 6 menit 14 detik tersebut telah disaksikan 1.424 kali. dalam video tersebut, Gabriel juga menunjukkan keahliannya berbahasa Jawa.


sumber : merdeka

Lowongan Kerja Resepsionis PT. Komitrando





PT . Komitrando Emporio adalah Perusahaan yang bergerak dalam bidang industri tas. Saat ini kami membuka lowongan untuk posisi Receptionist dengan kualifikasi :

1. Pendidikan Min SMK/SMA
2. Umur 18-22 tahun
3. Dapat berkomunikasi dengan bahasa inggris baik lisan maupun tulisan
4. Mampu mengoperasikan komputer dengan baik
5. Berpenampilan menarik, ramah dan mampu berkomunikasi dengan baik
6. Disiplin, mampu belajar dengan cepat dan cekatan.

Persyaratan:
– Surat Lamaran
– Ijasah Terakhir
– Daftar Riwayat Hidup (CV)
– Fotocopy KTP, KK dan SKCK
– Surat Keterangan Sehat
– Akte Kelahiran
– Sertifikat (Jika Ada)
– Pas Photo 4 x 6 : 2 lembar (berwarna)
Tanggung Jawab Pekerjaan :

Melakukan Tugas umum Resepsionis

Persyaratan Pengalaman :

Fresh Graduate/ Berpengalaman min 1 tahun

Keahlian :

1. Pendidikan Min SMK/SMA
2. Umur 18-22 tahun
3. Dapat berkomunikasi dengan bahasa inggris baik lisan maupun tulisan
4. Mampu mengoperasikan komputer dengan baik
5. Berpenampilan menarik, ramah dan mampu berkomunikasi dengan baik
6. Disiplin, mampu belajar dengan cepat dan cekatan.

Kualifikasi :

Diisi dengan kualifikasi pekerjaan, contoh :
– Pria/Wanita,
– Usia 25 – 35 tahun
– Jujur dan teliti
– Dll

Silakan kirimkan persyaratan yang dibutuhkan langsung ke PT . Komitrando Emporio
Jl. Wonosari Km. 8 Banguntapan, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta 55196.
Atau melalui email hrd.komitrando@gmail.com



sumber : loker


PT . Komitrando Emporio adalah Perusahaan yang bergerak dalam bidang industri tas. Saat ini kami membuka lowongan untuk posisi Receptionist dengan kualifikasi :
1. Pendidikan Min SMK/SMA
2. Umur 18-22 tahun
3. Dapat berkomunikasi dengan bahasa inggris baik lisan maupun tulisan
4. Mampu mengoperasikan komputer dengan baik
5. Berpenampilan menarik, ramah dan mampu berkomunikasi dengan baik
6. Disiplin, mampu belajar dengan cepat dan cekatan.
Persyaratan:
– Surat Lamaran
– Ijasah Terakhir
– Daftar Riwayat Hidup (CV)
– Fotocopy KTP, KK dan SKCK
– Surat Keterangan Sehat
– Akte Kelahiran
– Sertifikat (Jika Ada)
– Pas Photo 4 x 6 : 2 lembar (berwarna)
Silakan kirimkan persyaratan yang dibutuhkan langsung ke PT . Komitrando Emporio
Jl. Wonosari Km. 8 Banguntapan, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta 55196.
Atau melalui email hrd.komitrando@gmail.com
Tanggung Jawab Pekerjaan :
Melakukan Tugas umu Resepsionis
Persyaratan Pengalaman :
Fresh Graduate/ Berpengalaman min 1 tahun
Keahlian :
1. Pendidikan Min SMK/SMA
2. Umur 18-22 tahun
3. Dapat berkomunikasi dengan bahasa inggris baik lisan maupun tulisan
4. Mampu mengoperasikan komputer dengan baik
5. Berpenampilan menarik, ramah dan mampu berkomunikasi dengan baik
6. Disiplin, mampu belajar dengan cepat dan cekatan.
Kualifikasi :
Diisi dengan kualifikasi pekerjaan, contoh :
– Pria/Wanita,
– Usia 25 – 35 tahun
– Jujur dan teliti
– Dll
- See more at: http://www.loker.web.id/administrasi-2/resepsionis/lowongan-resepsionis-pt-komitrando-yogyakarta.html#sthash.L4IFmMm1.dpuf

Mengenang 10 Anime Fenomenal yang Pernah Tayang di SCTV



Tak terasa 25 tahun sudah SCTV memberikan dedikasinya dalam rangka menghibur masyarakat Indonesia. Jika kita melihat ke belakang, SCTV juga pernah menayangkan berbagai serial anime top dari Negeri Sakura.
Merayakan ulang tahun SCTV yang ke-25 pada tahun ini, maka tak ada salahnya jika kita mengenang kembali anime populer apa saja yang pernah menyambangi stasiun televisi satu untuk semua ini.
Dari sekian banyak anime fenomenal yang telah mengudara ini, tema yang ada memang cukup disukai oleh masyarakat Indonesia. Bahkan, anak-anak pada eranya tak henti-hentinya membicarakan di sekolah.
Lantas, apa saja anime fenomenal terbaik yang pernah mengudara di SCTV? Simak enam deretan terpilihnya berikut ini.


Samurai X

Rurouni Kenshin: Kyoto Inferno (Samurai X) telah tayang di bioskop Indonesia. Banyak fans yang lama menanti. Seperti apa filmnya?
Mengenang 6 Anime Fenomenal yang Pernah Tayang di SCTV
Samurai X
Samurai X atau yang di Jepang dikenal sebagai Rurouni Kenshin memang telah menjadi salah satu judul anime populer di Indonesia.
SCTV telah berjasa dalam menayangkan salah satu mahakarya Nobuhiro Watsuki ini. Apalagi, para pengisi suaranya mampu menghidupkan karakter Kenshin, Sanosuke, Kaoru, dan Yahiko secara tepat.
Anime Samurai X memiliki jumlah episode sebanyak 95 buah dan penayangannya sempat berpindah ke stasiun televisi lain. Saat tayang di SCTV, lagu pembuka dan penutup asli yang berbahasa Jepang tak diubah, hingga membuat para otaku bersorak gembira.


Popolocrois

Anime Popolocrois
Mengenang 6 Anime Fenomenal yang Pernah Tayang di SCTV
Popolocrois
Kisah dalam Popolocrois memang berasal dari video game. Akan tetapi setelah dirilis ke dalam format anime, SCTV tak ketinggalan menayangkan petualangan Pangeran Pietro ini.
Ditambah lagi, para pengisi suara yang menghidupkan masing-masing karakter pun terdengar menggemaskan, sesuai dengan desain tokohnya.

Anime Popolocrois
Konsep cerita anime yang sangat kental dengan nuansa fantasi dan kerajaan ini, turut dihiasi oleh soundtracknya yang indah. Kebetulan, lagunya pun tak dialih suara ke bahasa Indonesia. Jadi, melodi-melodi aslinya pun tiba di telinga kita.


B'T X

Simak anime fenomenal terbaik yang pernah mengudara di SCTV.
Mengenang 6 Anime Fenomenal yang Pernah Tayang di SCTV
B'T X
Anime yang diadaptasi dari manga ciptaan pengarang Saint Seiya, Masami Kurumada ini, pernah menjadi favorit anak-anak di Indonesia pada masanya saat tayang di SCTV.
Apalagi di dalam ceritanya terkandung unsur-unsur menggugah yang cukup menginspirasi. Soundtrack yang dialih suara pun tak mengurangi kenikmatan dalam menonton.

Simak anime fenomenal terbaik yang pernah mengudara di SCTV.
Berbeda dengan Saint Seiya yang kala itu pernah tayang di stasiun televisi lain, B'T X mengangkat konsep pendekar yang bertarung dengan robot berbentuk hewan tunggangannya demi mengungkap misteri Kerajaan Mesin.


Tokyo Mew Mew

Anime Tokyo Mew Mew
Mengenang 6 Anime Fenomenal yang Pernah Tayang di SCTV
Tokyo Mew Mew
Dihiasi oleh karakter yang manis dan imut, Tokyo Mew Mew memusatkan pada lima gadis berkekuatan hewan yang membentuk sebuah kelompok pemberantas kejahatan.
Tentunya, SCTV pernah membuat para otaku wanita di Indonesia bergembira setelah menayangkan anime ini di hari libur.

Ada enam judul anime seru yang sangat sesuai bagi para perempuan. Apa saja itu?
Memang, kala itu anime bertema sama seperti Sailor Moon dan Wedding Peach terlebih dahulu populer di layar kaca Indonesia. Akan tetapi, Tokyo Mew Mew sukses memberi nuansa seru tersendiri.


Arale (Dr. Slump)

Anime Dr Slump (Arale)
Mengenang 6 Anime Fenomenal yang Pernah Tayang di SCTV
Arale (Dr. Slump)
Meskipun anime Dr. Slump sudah tayang sejak 1980-an di Jepang, namun SCTV berhasil membuat anak-anak Indonesia tertawa berkat penayangan kisah satu ini ke layar kaca tanah air.
Tema pembuka yang dialih suarakan ke bahasa Indonesia, menjadi satu rangkaian lirik lagu yang kocak dan menggelitik. Apalagi para pengisi suaranya sukses membuat kita gemas tanpa mengurangi sisi jenaka.
Salah satu mahakarya pengarang Dragon Ball, Akira Toriyama ini, aslinya hanya memiliki 18 jilid manga. Akan tetapi, anime aslinya diputar di Jepang sebanyak 243 episode.

Makibao

Simak anime fenomenal terbaik yang pernah mengudara di SCTV.
Mengenang 6 Anime Fenomenal yang Pernah Tayang di SCTV
Makibao
Anime Makibao atau yang berjudul asli Midori no Makibao, sangat terkenal ketika tayang di SCTV berkat para pengisi suara yang mampu mengimbangi unsur komedi di dalamnya.
Aslinya, anime bertema pacuan kuda ini mengudara di Jepang sebanyak 61 episode dari kisah manga yang jumlahnya hanya 16 volume.
Daya tarik Makibao tentu saja pada karakter utamanya, seekor kuda mungil bernama Midori Makibao yang bercita-cita menjadi juara balap kuda.

Street Fighter II

Simak anime fenomenal terbaik yang pernah mengudara di SCTV.
Simak anime fenomenal terbaik yang pernah mengudara di SCTV.
Street Fighter II
Selain judul-judul yang telah disebutkan, SCTV juga pernah menayangkan beberapa anime fenomenal nan seru dan menggugah lainnya.
Sebut saja Virtua Fighter, Sakura Wars, Magical Doremi, Monster Farm, Master Cooking Boy, Street Fighter II V, Ninja Kabamaru, UFO Robot Grendizer, sampai Magical Doremi.
Dari beberapa judul tersebut, tentunya tersimpan kenangan tersendiri bagi yang pernah mengalami masa kecil di pertengahan 1990-an hingga awal tahun 2000.

sumber : liputan6